39. Dia Pergi

1206 Kata

Key terbangun dari tidurnya yang tak nyaman. Kedua tangannya menekan kepala yang terasa nyeri karena menangis semalam. Ia duduk di pinggir tempat tidur. Masih tetap menekan kepalanya. Berharap bisa melupakan pertengkaran semalam. Dan memulai pagi ini dengan baik. Ada sesuatu yang hilang dari penglihatannya. Di samping meja tempatnya meletakkan tas milik Tyo. Ada yang hilang di sana. Bergeser ke atas meja memastikan apakah juga sudah tak ada barang miliknya. Milik Tyo, semua sudah tak ada lagi di rumah ini. "Tyo?" Key berlari untuk lebih memastikan apakah juga sudah tak ada lagi seseorang yang setiap pagi ia bangunkan di sofa itu. "Tyo?" berjalan ke samping, berharap dia sedang berolah raga seperti biasa. Tak ada. Di dapur tak ada. Saat kembali dari dapur, Key melihat sesuatu di atas meja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN