20. Dokter

1531 Kata

Setelah menyelesaikan makan malam sederhana hasil masakannya, Key bersusah payah merayu Tyo lagi agar dia mau untuk pergi ke dokter untuk memeriksakan lukanya. Dia berubah pikiran tadi siang, kembali bersikeras untuk tidak ke dokter. Ini sudah malam kalau masih harus pergi, maka harus segera pergi sebelum terlalu malam. "Ayolah! Kalau nggak mau periksa ke dokter gimana mau sembuh. Alasan ya, biar kamu bisa lama-lama tinggal dengan aku...?" goda Key. "Key, ini luka biasa... nggak perlu ke dokter segala, aku malu. Kamu udah jadi dokter buat aku, kan." "Yo... kamu udah janji, ayolah! Cuma ngecek aja, oke." Memperhatikan jari Tyo yang terbalut perban yang tadi baru diganti setelah habis mandi. "Itu masih kaku, kan? Aku yakin ada yang fatal. Please... aku nggak akan kasih kamu pulang loh!"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN