8. Ti Amo!

3604 Kata

Key terbangun pagi sekali. Tadi malam tidurnya sangat nyenyak karena malam-malam sebelumnya ia sulit tidur ditambah lagi pekerjaan kantor yang membuatnya lelah. Tapi begitu terbangun ia sudah mulai gelisah memikirkan janjinya untuk datang ke Well's Cafe. "Aku harus bagaimana?" keluh Key, berdiri di dekat jendela di kamarnya. Key memegangi kepalanya lalu mengembuskan napas frustrasi, "aku semakin menyukainya, tapi aku harus--menyaksikan orang yang aku sukai mengatakan cinta kepada orang lain hari ini, sial! Apa ini hari kesialanku? Belum-belum aku sudah begini--gimana nanti aku... menyaksikan, ya ampun...! Kenapa nasibku sampai begini? Aku makin sadar kalau aku suka dia... tapi... dia akan bersama orang lain." Menyapu kepalanya hingga ke belakang, "kemarin-kemarin ... Beno, sekarang dia.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN