26. Malam yang Hangat

1204 Kata

Malam semakin terasa hangat diisi dengan obrolan ringan yang menghangatkan suasana hati Key dan Tyo yang sebelumnya terasa dingin dan sepi. "Aku juga pernah baca di sebuah artikel bahwa penyuka kopi itu... tampak tenang tapi kadang begitu pemarah." Dengan santainya Key bersandar di lengan Tyo. "Awas ya kalau marahnya sampai memukul aku!" "Ya ampun! Aku nggak mungkin memukul seorang perempuan, apalagi kamu, sayang. Justru tangan ini sampai luka begini," menunjukkan tangan yang terbalut, "karena aku sangat kesal, tapi nggak bisa menumpahkannya. Contohnya si jelek mantan kamu itu--langsung aku hajar, karena sudah sepantasnya. Tapi kalau yang membuat aku kesal adalah wanita..., aku melampiaskan dengan benda atau... apa pun yang ada di hadapan aku, atau ... menyakiti diri sendiri." "Oh...,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN