Tyo sudah membawa Key duduk di salah satu sudut kafe. Tidak terlalu terlihat banyak mata jika ingin bicara serius. Ia tak langsung bicara, ia terus saja menatap Key yang masih memilih tertunduk membisu. "Tatap mata aku jika ingin dengar apa penjelasan aku," kata Tyo sambil mengangkat dagu Key dengan satu telunjuknya. Lalu mengambil tusuk konde itu dari tangannya. "Benda kecil ini ... sudah bertahun-tahun aku simpan. Sudah tentu dia memiliki arti yang sangat penting bagi aku." Pandangan Key mulai naik ketika Tyo berkata itu. "... Aku menemukannya di antara orang-orang yang sudah tak bernyawa lagi. Di dalam kamar mayat itu hanya ada 5 orang korban kecelakaan di pintu tol pada tanggal 11 Maret 2003. Aku yakin Ibu aku tak punya benda yang ditaburi Swarovski seperti itu. Aku memegangnya erat,

