Bab 16

1060 Kata

"Jangan gila," ucap Avan. Meninggalkan Wiwit yang hampir saja memeluknya. Bukan hanya gila. Di mata Avan Wiwit bukanlah seorang manusia. Bisa-bisanya memintanya untuk melayaninya sedangkan ia adalah mantan suami Zahra. Anaknya sendiri. "Mama beri kamu waktu satu Minggu untuk berpikir dan seandainya tidak ada pilihan, ini semua akan muncul ke permukaan publik dan istrimu akan kehilangan setengah dari harta kekayaannya," pekik Wiwit. Sebelum Avan keluar dari ruang keluarga. Wanita itu menggelengkan kepalanya. Tersenyum sendiri layaknya orang yang baru saja bertemu dengan sang pujaan hati. Bagaimana tidak. Ia sendiri tidak mengerti kenapa bisa mengajak Avan untuk bercinta, sedangkan awalnya ia hanya ingin meminta untuk menikahi Anne. Namun, tiba-tiba saja bayangan Avan yang tengah tidu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN