Sebagai kado untuk Avan yang telah mau kembali ke perusahaan, Riyanti memberikan malam yang tak bisa dilupakan oleh suaminya itu. Saat Azio terlelap di dalam boxnya, disitu Riyanti mulai menggoda Avan dan memberikan pelayanan yang begitu memuaskan. Beruntung Azio yang telah lelah bermain seharian, tidak ada sedikitpun niatnya untuk mengganggu kedua orang tuanya, yang tengah menikmati surga dunia. Hingga tengah malam suara desahan masih mengalun di kamar yang luas tersebut. Di saat Avan melakukan penyatuan dan memberikan sentuhan yang begitu memabukkan. Sehingga saat matahari mulai terbit dan cahayanya mulai mengintip di balik tirai jendela, Riyanti dan Avan sama-sama enggan untuk melepaskan pelukannya masing-masing. Dengan tubuh polos mereka yang hanya ditutupi secara asal oleh sebuah

