Bab 14

1676 Kata

"Ayah … Bunda …" Suara Reina yang melengking tinggi terdengar bersamaan dengan suara ketukan pintu kamar. Membuat Avan sedikit kesal karena tidurnya terusik. Padahal baru lima menit yang lalu ia tidur dengan memeluk Riyanti. Tubuhnya terasa remuk dan belum ingin mau melepaskan Riyanti dari pelukannya. "Reina, Van …" lirih Riyanti. Mengurai pelukannya dari Avan, supaya ia bisa berpakaian dan membuka pintu. "Biarkan saja. Ardan ada bersamanya dan seharusnya mereka belum pulang," gerutu Avan. Menarik Riyanti ke dalam pelukannya. Untuk pertama kalinya ia mengacuhkan Reina, demi bisa berduaan dengan Riyanti. "Van …" Riyanti berusaha untuk melepaskan diri dari Avan. Karena suara Reina yang sedang menyeru, mulai bercampur dengan suara isakan. Gadis kecil itu ingin bersama Riyanti dan A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN