Kursi Halaman Depan

1951 Kata

Kini Saka tengah mengemudi mobil, mereka berdua sedang dalam perjalanan pulang. Lampu-lampu jalan memantulkan cahaya ke kaca mobil, membuat suasana di dalam terasa hangat dan sedikit temaram. Nadia duduk dengan tenang di samping Saka, matanya mengamati deretan toko, kendaraan yang saling berebut jalan, dan pejalan kaki yang masih ramai meski malam sudah cukup larut. Namun ketenangan itu tidak bertahan lama. Seketika, Nadia mengerutkan kening. Ada rasa aneh di kulitnya—gatal yang awalnya hanya di pergelangan tangan, lalu menjalar cepat ke seluruh tubuh. Bukan hanya gatal, tapi panas, seolah kulitnya terbakar dari dalam. Ia mulai menggaruk pelan, berharap rasa tidak nyaman itu mereda. Sayangnya, semakin ia menggaruk, rasa panas itu malah semakin menjadi-jadi. Saka yang fokus mengemudi sem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN