Argue

1004 Kata

Sashi terbangun, matanya bengkak dan lengket. Ranjang yang dia tiduri begitu empuk, dan dia melihat lengan yang kokoh memeluk tubuhnya. Semalaman dia minta pulang, tetapi Aric dengan tegas tidak mengizinkan. Ini pertengkaran pertama mereka, sangat menguras emosi. Sashi merasa tak ingin bergerak. Dia lemas tak bersemangat. "Sudah bangun?" Suara Aric lembut menyapa telinga Sashi. Sashi terpukul, Aric telah membohongi dia. Pertama soal keperjakaannya, kemudian soal wanita yang bisa keluar masuk apartemennya. Juga katanya dia menumpang di kontrakan temannya. Aric merapikan poni Sashi, dibelainya pelan pipi gadis itu. Sashi hanya diam, tangannya mendekap d**a dan dia sedikit meringkuk. Diamnya Sashi menakutkan Aric, mungkin lebih baik jika dia mengamuk atau memukul Aric. Tetapi hanya diam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN