Yes, I Do!

1720 Kata

“Cuma gue yang bisa memiliki Bianca!” tegas Liam. “Lo masih belum bisa move on dari Bianca?” tuduh Ervin tanpa ragu. “Bukan urusan lo!” balas Liam sengit. Ervin mendesah kesal, tidak menyangka kalau Liam akan sekeras kepala ini. Sudah hampir setahun berlalu tapi kenapa Liam masih belum bisa merelakan Bianca? Benarkah sahabatnya ini cinta mati pada Bianca? Atau hanya sekedar obsesi? “Liam….” “Gue nggak mau bahas soal dia lagi!” sela Liam memotong ucapan apapun yang mungkin akan terlontar keluar dari bibir Ervin. Entah kenapa jika membicarakan mengenai Bianca, Liam seolah lupa pada niatnya untuk melupakan wanita itu. Bianca terlalu mendominasi pikiran dan hati Liam tanpa pria itu sendiri sadari! “Okay, terserah lo aja, gue udah hopeless dan speechless!” jawab Ervin sambil mengangkat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN