Bianca bergelung malas di dalam selimut, enggan mengerjakan apapun. Sudah dua hari berlalu tapi tubuhnya masih terasa tidak nyaman. Yang Bianca inginkan hanya bermalas-malasan seharian tanpa mengerjakan apapun dan untungnya selama dua hari ini Liam tidak mengganggunya sama sekali karena sibuk dengan urusan kantor. Bianca menghela nafas dalam, rasa bosan melanda dirinya. Mau jalan-jalan tapi malas. Di penthouse saja bosan. Mau melakukan apapun rasanya tidak ada yang benar. Bianca sampai bingung sendiri dengan dirinya. Perlahan, Bianca turun dari ranjang dan matanya tertumbuk kearah jam digital. Tepat di sisi kanan bawah tertera tanggal hari ini. Terasa ada yang mengganjal di hatinya, namun Bianca belum tau jelas mengenai apa. “Sudahlah, sepertinya bukan hal penting!” gumam Bianca mencoba

