Mencari tahu

1212 Kata

    Pandangan Meggie masih terarah pada Bram saat pria itu memanggilnya. “Meggie…kemarilah!”     Ingin tahu Meggie berjalan hati-hati menuju tempat Bram berdiri sambil mengemudikan kapal. Tangannya begitu mantap tidak ada keraguan di setiap gerakannya.     “Kau tidak paranoid dengan perahu, kan?” tanyanya melirik Meggie yang begitu tenang berdiri menatap ke depan saat laju kapal memecah ombak.     “Aku harus mengucapkan rasa terima kasihku berulang-ulang karena telah mengatasi ketakutanku saat naik pesawat. Tapi mau kah kau berjanji ketika kita kembali ke Jakarta aku memilih naik pesawat komersil? Please ijinkan aku Bram,” katanya dengan wajah memelas.     Bram tersenyum secara samar saat ia menjawab ungkapan hati Meggie, “Dengan berat hati aku harus mengatakan permintaan maaf yang seb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN