Membutuhkanmu

1088 Kata

    Perlahan mata mereka bertemu memberikan pernyataan yang tidak perlu mereka ungkapkan.     “Menurutmu bukankah kita sudah terlalu lama berada di sini?” tanyanya ketika ia berusaha duduk.     “Masih cukup waktu. Mau berenang kembali?” tanya Bram pada Meggie yang dijawab dengan gelengan kepala.     “Tidak, tapi kalau kau mau silahkan.”     “Tidak,” jawab Bram dengan mengeringai.     “Apa?” Meggie tidak mengerti.     “Kalau kau berpikir t-shirt-mu mampu melindungi tubuhmu, terutama dari pandanganku sepertinya sudah tidak berlaku,” jawab Bram dengan suaranya yang tiba-tiba parau.     Meggie tersentak dengan kepala menunduk memperhatikan dirinya. Ia tidak tahu bagaimana bisa Bram bersikap sopan sementara tubuhnya terekspose dengan jelas di depan mata pria yang sedang duduk di hadapan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN