Salwa sedang menikmati secangkir kopi luwak buatan barista,ekor matanya beredar ketika mendengar percakapan seseoarng di kursi sebelahnya dia mendapati seorang wanita dengan pakaian modis dan lengkap dengan dandanan menor nya,Salwa tau dia siapa 'Aruna'batinnya. meski awalnya berniat segera beranjak setelah menghabiskan secangkir kopi tersebut,nyatanya Salwa mengurungkan niat tersebut,rupanya percakapan Aruna dengan teman lelakinya, lebih menarik untuk di dengar daripada segera pulang kerumah dan beristirahat. tentu saja,dia harus memasang telinga lebar lebar jika itu memang diperlukan nanti. "aku nggak akan membiarkan Eros pergi gitu aja ,enak aja" ujar Aruna sinis. "memang dia mau pergi kemana?"tanya laki laki yang menjadi lawan bicara Aruna. "pergi dalam arti mutusin aku ,Theo"ja

