"Wah kau benar Raffi. Aku rasa memang ada sesuatu yang tidak beres!" Sementara itu sejam kemudian selepas Mutia meninggalkan kediaman Raffi, percakapan antara Raffi dengan Jefri yang saat itu mulai mengkhawatirkan keadaan Mutia. "Cepat telepon polisi! Aku tidak bisa menghubungi nomor teleponnya." Raffi cemas dan panik. Mutia tidak biasanya pergi begitu saja meninggalkannya tanpa kabar berita. Dan saat ini dia tak tahu harus bagaimana. "Ya sebentar. Kau cobalah terus menghubungi Mutia dan aku akan menghubungi polisi. " "Pak tolong hubungi security rumah dan minta mereka untuk mengecek CCTV. Minta nomor mobilnya." "Oh iya baik Tuan Raffi." Sekarang sopir Raffi juga ikutan panik. Dia segera mungkin melakukan yang diperintahkan Raffi dan mereka bertiga sama-sama sibuk. Raffi yang tetap

