Sudah sepekan semenjak kepergian Rere. Gadis itu benar-benar hilang bak ditelan bumi. Membuat Ryan uring-uringan. Ia juga menyesal karena hari itu tidak membawa Rere bersamanya. Sehingga, ketika ia kembali ke rumah Adnan, mendapati gadis itu sudah pergi dan tentu saja tidak akan pernah kembali seperti katanya waktu itu. Dan kini, semenjak Rere pergi, tidak ada lagi yang memperhatikan Ryan, dan tidak ada lagi gadis yang merengek manja kepadanya. Semua terasa sepi dan hambar. Walaupun kini Melisa dan ibunya ikut tinggal di ruko gerai martabak bersamanya. Padahal tinggal bersama Melisa adalah hal yang begitu ia idam-idamkan. Akan tetapi, kini malah terasa tidak berguna sama sekali. Lain Ryan, lain juga Marcel. Walaupun ia sudah yakin Rere akan menolak ajakannya untuk menikah, tapi di dalam

