Bab 83

1251 Kata

"Duduklah!" ajak Marcel. Seraya menepuk tempat kosong yang ada di sampingnya, dengan tangan yang kini berbalut dengan perban. Rere mengangguk kaku. Cepat ia duduk di samping sang suami, seraya menata makanan yang ia bawa. Diluar dugaan Rere, Marcel malah menyingkirkan makanan yang dibawa oleh Wulan dan Melisa. Yang sebelumnya sudah tertata rapi dan ingin disantap olehnya. Sikap Marcel memang tidak berubah. Namun, tatapannya lah yang kini berubah. Biasanya, pria itu memandang Rere dengan tatapan penuh cinta dan kehangatan. Kini, pandangan tersebut sulit diartikan, dan mengarah kepada perut yang sedikit rata di balik kemeja berwarna putih bersih tersebut. "Ma-maaf aku baru bisa berkunjung hari ini," ucap Rere. Begitu gugup dan penuh dengan rasa takut. Bahkan ia tidak berani memeluk Marce

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN