Bab 28

1088 Kata

Bab ini mengandung adegan Dewasa, ya. Bagi yang tidak suka dan masih di bawah umur, di skip dulu Adara meregangkan otot-otot tubuhnya, karena rasa lelah yang sedang menyerang pagi itu. Karena Adnan yang begitu bersemangat saat bercinta tadi malam. Akibatnya, Adara beberapa kali mendapatkan pelepasan dan tubuhnya terasa remuk sekarang. "Sudah bangun?" suara serak khas bangun dari Adnan, membuat Adara kembali memeluk Adnan. "Sudah. Namun, tubuhku terasa remuk sekarang," rengek Adara. "Izinkan aku untuk tidur setengah jam lagi," "Boleh saja. Tapi ada satu syarat yang harus kamu penuhi," Adnan mengeluarkan sesuatu dari bawah bantalnya. Ada tiga bungkusan yang ada di dalam genggaman pria itu. "Apa ini?" tanya Adara. "Tes kehamilan. Aku rasa sudah ada buah cinta kita disini," ucap Adn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN