Plakkk. Suara tamparan yang menggema di dalam sebuah kamar, mengundang Melisa yang sedang melintas, berhenti sejenak. Ia merasa penasaran dengan siapa sang kakak di dalam kamarnya. "Kamu jangan pernah menghalangi ayah untuk menikahi Adara!" segah ayahnya Marcel. Hampir satu jam, ayah dan anak tersebut beradu argumen untuk memperebutkan Adara. Sang ayah yang sedari dulu mencintai Rahayu, ibunya Adara. Memiliki obsesi untuk menikahi Adara, untuk membalaskan dendam kepada Handoko, sekaligus menikahi gadis yang sangat mirip dengan wanita yang sangat ia cintai tersebut. "Tidak, Yah! Aku mencintainya. Aku sudah berkorban segalanya untuk Ayah. Jadi aku mohon, Ayah …," Marcel bersimpuh di hadapan ayahnya. Salah satu cara yang ia harapkan bisa meluluhkan hati sang ayah. "Mengalah lah, Cel.

