Ryan menatap Adnan dan Adara dengan tatapan menggoda saat pasangan suami istri itu masuk ke dalam dapur tempat mereka memasak martabak. Sambil mengaduk adonan martabak di dalam sebuah ember yang sangat besar, pria itu mengedipkan matanya berkali-kali. "Ciee … mentang-mentang sudah go publik, ibu negaranya langsung di bawa ke sini!" celetuk pria bertubuh jangkung tersebut. Adnan mendelik kesal kepada Ryan yang menggodanya mereka berdua. Lihatlah sekarang, Adara mulai bersembunyi di balik tubuh Adnan. "Jangan mulai deh, Yan! Kamu jangan buat istriku nggak nyaman di sini!" Adnan membawa istrinya duduk di sebuah kursi yang cukup tinggi. Sehingga Adara bisa melihat seluruh aktivitas yang ada di dapur tersebut. "Ya deh, Bos. Aku nggak bakalan godain ibu negara lagi! Takut di pecat soalnya

