Bab 86

1245 Kata

Pertemuannya dengan Jesi hari itu sedikit mengusik pikiran Melisa. Sehingga hari ini ia memutuskan untuk menemui gadis itu. Untuk memberikan peringatan terakhir kepadanya. Dan tentu saja tujuannya kali ini adalah kantor Adnan. Setelah memastikan Wulan pergi menemui kakaknya, dan makan siang untuk Ryan sudah tersedia, Melisa segera turun ke lantai dasar. Menemui Ryan yang sedang bersiap untuk menata gerai martabak mereka. "Aku pikir kamu sudah berangkat, Sayang?" ucap Ryan. Saat melihat Melisa mendekat. Alih-alih menjawab, Melisa malah tertegun mendengar Ryan memanggilnya dengan sebutan 'sayang'. Sudah beberapa kali suaminya itu memanggilnya dengan sebutan tersebut. Apakah Ryan sudah benar-benar melupakan Rere? "Kamu kenapa?" Ryan mendekat. "Tidak ada. Aku hanya terkejut saat kamu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN