Nesya benar-benar kehilangan semangat sejak kejadian kemarin, seperti saat ini contohnya, gadis itu hanya mengaduk-aduk soto mie di depannya disertai tatapan kosong. Dua temannya, Erin dan Nitya yang sedang mengajaknya mengobrol pun tak dia pedulikan. Ketiganya kini sedang berada di kantin kampus guna menikmati istirahat di siang hari, mereka gunakan waktu istirahat tersebut untuk mengisi perut mereka yang keroncongan. “Woiii ... Nes!!!” Nesya terperanjat hingga sendok di tangannya jatuh karena Nitya yang tiba-tiba berteriak sembari menggebrak meja. Kesadaran Nesya baru terkumpul setelah cukup lama melamunkan sang mantan, kedua matanya mengerjap-ngerjap, memutar leher untuk menghadap kedua sahabatnya, Nesya memasang wajah melongo. “Apaan sih bikin kaget aja?” Tanyanya polos. Nitya

