Terhitung satu bulan berlalu sejak Alvino menyatakan dirinya berpacaran dengan Nesya. Seisi kelas yang sudah mengetahui kabar itu kini mulai terbiasa karena pada awalnya mereka selalu menjadikan Nesya dan Alvino sebagai bahan ejekan. Tiada henti melontarkan pada pasangan itu sehingga membuat Nesya nyatis setiap hari harus menahan sipu malu. Berbeda dengan Alvino yang tampak tak peduli dan hidupnya masih santai seperti biasa. Hubungan Nesya dan Ajeng di kelas juga terbilang biasa saja. Meski awalnya Ajeng menyiratkan permusuhan, tapi seiring berjalannya waktu sepertinya gadis itu sudah menyerah karena barsikeras mempertahankan Alvino pun percuma. Pemuda itu tak pernah menganggap Ajeng ada di kelas itu. Seolah sang mantan adalah invisible woman yang tak bisa dilihat mata telanjang. Hubun

