Saat membuka mata, yang Nesya dapati adalah wajah seseorang yang berada tepat di depan wajahnya. Seseorang yang sedang memejamkan mata dengan napasnya yang beraturan. Dia sedang tertidur lelap dan damai. Nesya mengerjap-ngerjapkan mata seolah terpesona melihat wajah polos itu, sebelum dirinya tersentak saat menyadari sesuatu. Apa-apaan ini kenapa dia bisa tidur seranjang dengan sang mantan brengseknya itu? Nesya berniat bangun, namun tubuhnya terasa berat dan dia baru sadar ada sebuah tangan yang sedang melingkari pinggangnya. Nesya semakin panik terlebih saat melihat kondisi Alvino yang sedang bertelanjang d**a. Tidak tahu ya bagian pinggang ke bawah pemuda itu menggunakan celana atau tidak karena bagian itu terhalang selimut yang menggulung. Nesya cepat-cepat memeriksa keadaan diriny

