Nah, dah chapter 35, di mana chapter ini sedikit spesial karena apa yang dipendam sama Abraham akan ditumpahkan ke Aristela. Silakan siapkan batin agar tidak kasihan kepada Aristela. Btw, kalimatnya ini bakalan panjang-panjang yah dalam satu paragraf karena dialognya pun berbentuk curhatan atau ungkapan secara emosional. Happy Reading. ●●● Aristela mengikuti langkah Abraham, mereka telah masuk dalam restoran dan menuju meja makan yang telah dihiasi berbagai macam makanan di atas sana, Aristela ingin sekali bertanya, apakah hanya mereka berdua saja? Karena dia takut jika makanan itu tidak akan bisa dihabiskan dan malah menjadi mubadzir dan terbuang sia-sia. Namun, bibir Aristela kelu saking takutnya kepada Abraham yang telah membentaknya di mobil tadi. "Duduk!" Sekian lama pria itu di

