kembali ke asrama

330 Kata
hari kemenangan pun tiba. hari yang di nantikan oleh setiap muslim didunia. semua menyambut hari yang Fitri ini dengan sukacita. tak terkecuali rika, ia sangat menantikan datangny hari ini karena dengan alasan ini lah ia bisa melarikan diri dari kesibukannya di rumah ini. setelah acara salam salaman selesai ia pun pamit kepada kedua mertuanya. ia tak sabar ingin segera sampai di rumah orang tuanya. walaupun jarak rumah mertua dan rumah orang tuanya tidak terlalu jauh namun bisa di bilang rika jarang mengunjungi orang tuanya tanpa alasan yang jelas. karena setiap rika melakukannya ia kerap sekali mendapat sindiran dari ibu mertuanya. setelah menghabiskan waktu kurang lebih 30 menit. akhirnya ia sampai di kediaman orang tuanya. setelah berbincang bincang dengan semua anggota keluarga rika. akhirnya toni pamit pulang kepada mertuanya. setelah kepergian toni kembali kerumah mertuanya rika merasa bebas melakukan apa saja tanpa harus mendengar kata kata yang selalu menyakiti hatinya. ia sangat merasa senang berada di sana karena walaupun dirumah orang tuanya tidak ada kemewahan seperti di rumah mertuanya ia merasa sangat tenang jiwa dan fikirannya. 5 hari berlalu dengan begitu cepat, rika sedang bersiap siap menunggu kedatangan toni yang akan menjemputnya kembali ke rumah mertuanya. bapak sering menasehatinya agar selalu sabar dan patuh kepada suami. bukannya bapak gak mau liat kamu lama lama di rumah ini. tapi bapak juga gak enak kalau nanti tiba tiba kamu sakit perut lalu melahirkan disini. bapak gak mau di salahkan kalau nanti terjadi sesuatu di sini. begitu pesan bapak yang akhirnya membuat rika memilih untuk segera kembali bersama suaminya. walaupun sebenarnya rika masih enggan meninggalkan rumah orangtuanya. karena setiap kali ia akan kembali kesana ia merasa seperti akan masuk kedalam sebuah asrama yang sangat ketat aturannya dan memiliki seorang ibu asrama yang sangat jahat... rika terkekeh dalam hati memikirkan semua itu. andai saja ibu mertuaku sangat baik dan bisa menerima kehadiranku yang bukan siapa siapa ini, mungkin aku akan dengan senang hati berbakti kepadanya...rika berandai dalam hati walaupun khayalan itu terasa sangat tidak mungkin
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN