malam yang hangat

339 Kata
malam takbir yang seharusnya di sambut dengan sukacita namun justru membuat rika merasa sangat sedih.ia meratapi semua takdir buruk yang terjadi di dalam hidupnya. sebuah kecupan di keningnya membuyarkan lamunannya. rika sama sekali tidak menyadari kehadiran toni suaminya. kamu kenapa sayang.. ujar toni dengan khas senyuman hangatnya. gak papa mas...jawab rika kamu udah makan belum? kok dari tadi mas panggil panggil malah melamun aja..? kamu pasti kecapekan kan? pasti ibu cukup membuat kamu lelah hari ini. mas minta maaf ya sayang... sebagai suami mas masih belum bisa membuat kamu merasa bahagia. toni mengungkapkan rasa bersalahnya setiap kali ia melihat rika dengan wajah murungnya. gak apa apa kok mas... aku gak capek kok... cuma kaki aku agak sakit aja sekarang.. mungkin bawaan hamil jadi sekarang aku gampang ngerasa capek ditambah usia kandungan aku yang kian bertambah besar... aku ngerasa perasaan aku jadi lebih sensitif dan mudah ngerasa sedih...bohong rika yang tidak mau membuat suaminya merasa bersalah. sebagai suami toni memang sangat mencintai dan menyayangi rika namun kadang kala sebagai seorang anak yang sangat patuh kepada ibunya ia sering sekali mengabaikan perasaannya sendiri kepada istrinya. mas besok lebaran kan...aku minta izin menginap di rumah ibu aku ya...udah lama aku gak nginep disana.aku kangen banget sama ibu mas... sebenarnya sudah lama mereka membicarakan tentang ini dan toni pun sudah memberi izin. iya sayang...besok sehabis sholat Ied kita kerumah ibu ya..kamu boleh nginep sampai kangen kamu hilang..toni berkata sambil mengulas senyum kemudian mengecup puncak kepala istrinya. makasih ya mas...rika menatap dalam mata suaminya. kalau gitu malam ini aku bakal manjain kamu...aku bakal pijitin kaki kamu sampai semua rasa sakit dan rasa lelah di tubuh kamu jadi hilang... gak usah mas aku gak enak sama kamu.kamu udah capek seharian kerja di luar malah aku yang di pijitin... emang kamu pikir aku mijitin kamu gratis...ohh tidak bisa... aku bakal minta bayarannya sama kamu malam ini... toni tersenyum nakal sambil mengerlingkan matanya... ihhh dasar m***m kamu mas... malam ini pun di lalui keduanya dengan kehangatan seakan kan tiada hari esok untuk melepaskan hasrat yang kian menggebu.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN