45

1001 Kata

Mereka sudah sampai sejak sepuluh menit yang lalu, tetapi Gale tidak sanggup membangunkan Anthea yang tertidur lelap. Jadilah dia disini, duduk bersandar pada kursi mobilnya, menatap Anthea yang tertidur sembari memeluk dirinya sendiri. Anthea meringkuk seperti janin di kursi mobilnya. Bergelung mencari tempat yang nyaman dan kembali pulas. Gale mendekatkan wajahnya, mencium aroma tubuh Anthea yang menguar menusuk hidungnya. Tersenyum kecil, Gale mengusap pipinya yang memerah dan itu berhasil membuat Anthea bangun. Matanya memerah karena rasa kantuk sepertinya masih amat besar. Anthea duduk, menegakkan punggungnya, menatap rumah mungilnya dan kembali pada Gale. "Kita sudah sampai?" Gale mengangguk, dia melepas sabuk pengaman Anthea dan baru dirinya. Anthea keluar sembari mengusap matany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN