31

1042 Kata

Saveri mengantar Anthea sampai ke depan pintu utama. Tatapan pria itu tidak lepas dari mantel yang melingkupi tubuh mungilnya. Anthea hendak bertanya, tetapi diurungkannya. "Kau tidak apa jika pulang dengan supir?" Anthea tersenyum. "Tidak apa. Terima kasih. Aku akan kembali ke rumah. Sampaikan salamku untuk Celin jika dia menanyakanku padamu," Anthea menyisir rambutnya yang mulai mengering dengan lembut. "Sampaikan salamku untuk Gale juga." Saveri mengangguk singkat. Dia melihat supir itu berlari menembus hujan dengan payung di tangannya. Dia memayungi Anthea yang berjalan menuju mobil hitam yang sudah menunggunya. Saveri mengangkat tangannya saat mobil itu melaju keluar dari parkiran mansion. Saveri kembali masuk ke dalam, menemukan Gale duduk memandang kosong kobaran api di depannya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN