Sampai dimana ada tangan lain yang coba menusuk si pembunuh. Membuat penonton menahan napasnya begitu juga dengan Anthea, dia bergerak mendekati Gale dan melingkarkan lengan mungilnya di lengan besar pria itu. Saat belati itu berusaha menggores leher si pembunuh dengan sadis. Gale menoleh, mendapati tubuh Anthea meringkuk ketakutan dan memeluk lengannya. Gale tersenyum samar, mendapati Anthea yang masih sibuk menatap layar tetap tubuhnya bergetar karena takut. Gale memposisikan tempat duduknya agar lebih baik, mengangkat tangannya hingga memeluk bahu Anthea. Anthea terdiam, dia tetap fokus menatap layar sampai dimana semuanya memutih dan kondisi berubah ke cerita berikutnya. Mereka terlalu fokus menonton sampai Anthea tidak sadar kalau dia sejak tadi bersandar di bahu Gale, menikmati sen

