21

1003 Kata

Anthea memutar matanya. "Muncul dan mengucapkan 'semoga kau cepat sembuh' itu membantunya merasa lebih baik. Dia baru saja keguguran," mata Anthea mencari-cari di dalam oniks gelap itu. "Tidakkah kau merasa kasihan padanya atau sedikit saja rasa iba?" Gale menghela napasnya. "Hn." Dahi Anthea mengernyit. Apa-apaan pria itu? "Setelah ini, hidupmu tidak akan mudah lagi. Mereka akan meminta kau mengganti rugi karena hancurnya salah satu gedung di sana," Gale menatap luka di lengan Anthea. "Apa ini sakit? Bagaimana rasanya?" Anthea menjauhkan lengannya saat tangan pria itu mencoba meraih lengannya. Anthea mundur satu langkah ke belakang. Memegang lengannya yang terbalut perban. "Ini sudah lebih baik," dia menatap Gale. "Bagaimana kau tahu?" "Aku pernah mengalaminya," Anthea melihat ada mi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN