Keysa datang kebutiknya. Menhampiri wanita penjaga butiknya itu. "Gimana mbak? Penjualan dibutik ini meningkat kan?" "Maaf mbak Key. Kemarin ada yang komplain. Katanya ada gaun yang rusak. Padahal sebelumnya baik-baik saja. Kami sudah memastikannya." "Ya sudah. Sebagai gantinya, kita kirim satu gaun untuk mereka. Biar aku nanti yang pilih." "Iya mbak. Kebetulan mereka akan menikah beberapa minggu lagi." "Ok. Biar aku yang ngatur semua." Keysa masuk keruangannya. Memijar pelipisnya dan akhirnya melempar gelas itu kebawah sampai pecah. "Ada apa mbak?" Tanya penjaga butik. "Gapapa. Tadi aku gak sengaja nyenggol. Tolong kamu bereskan iya." Keysa tak habis pikir. Rencananya tak pernah berhasil. Yah, dia tak rela jika Farzan menikah dengan wanita lain. Keysa pikir, Farzan masih mencinta

