Pak Shakeil dan istrinya berniat pergi kerumah keluarga Mirza lagi, dia hendak membenarkan kesalah pahaman yang terjadi. "Ma, pa. Kalian gak usah kesana. Farzan setuju dengan pernikahan ini. Farzan mau Zayra jadi istrinya Farzan." Kedua orang tuanya saling pandang. Padahal kemarin, dia yang bersikukuh tidak ingin menikahi Zayra karena yang sebenarnya dia cintai adalah Nayra. "Kamu kenapa sayang? Papa sama mama gak malu kok buat ngomong sama keluarga Mirza masalah kemarin. Biar kita yang ngomong." Ucap pak Shakeil. "Ini udah keputusan Farzan. Pokoknya Farzan bersedia buat nikah sama Zayra." Farzan meninggalkan kedua orang tuanya dan terus menuju kamar. Wajah pria itu terlihat kusut dan seperti ada masalah besar. Farzan duduk ditepi ranjang dan memijat-mijat pelipisnya. Bayangan itu k

