Bisik-bisik mulai terdengar di belakang Hans. "Memangnya itu benar?" "Tapi Pak William memang sudah lama tidak terlihat." "Memangnya Pak William ke mana?" Hans menerobos kerumunan memasuki kantor dengan ekspresi dingin dan langkah cepat sampai membuat Lia menoleh heran. Tatapannya beralih ke depan pintu masuk yang masih ramai orang, dahinya mengernyit lalu meninggalkan meja resepsionis sebentar setelah memantau situasi. "Ada apa sih?" gumamnya pelan seraya melangkah keluar pintu masuk dan matanya langsung melotot ketika membaca tulisan tersebut. Dia baru melihat kertas itu karena dia masuk lewat pintu samping saat datang tadi. "Kalian gimana sih? kok kalian biarin aja," tegur Lia pada karyawan yang berkerumun seraya merobek kertas yang tertempel di pintu kaca itu. "Kayaknya Pak Hans

