14

1396 Kata

Karena tak kunjung mendengar suara Elvaro, Aiden pun bertanya. “Ada apa?” Suara itu segera menyadarkan Elvaro yang terpaku pada Wendy. “Ini laporan terbaruku.” Elvaro segera menyerahkan dokumen yang ia bawa. Meskipun sedikit lecet tapi itu tak masalah karena dokumen asli di dalam masih aman. “Kenapa Map mu lecet begini?” heran Aiden karena biasanya Elvaro menyajikan dokumen dan map dalam bentuk utuh tanpa ada lipatan. Ia sangat mengenal Elvaro yang berkepribadian perfeksionis. Jarang-jarang ia membuat sesuatu kerusakan, karena biasanya Elvaro langsung memperbaikinya. “Apa ada masalah?” tanya Aiden. “T-tidak. Laporannya aman, bahkan masalah kemarin sudah aku selesaikan meskipun belum perfect.” Elvaro gelagapan mendengar pertanyaan dari bos nya. Hatinya berdesir panas di dalam ruangan in

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN