Setelah mendapat kabar dari Asih. Keluarga Aiden segera berangkat menuju rumah sakit. Adira - Oma Aiden yang sedang beristirahat terkejut mendengar berita itu dari putrinya Rita. Menantunya Giot berusaha menenagkannya dengan sepenuh hati. “Ma... semua akan baik-baik saja. Tenangkan diri Mama,” ucap Gito dengan lembut. Adira menggelengkan kepalanya beberapa kali, ia tak sanggup menuruti perintah menantunya. “Mama... kalau Mama ikutan sakit, Dea akan merasa bersalah. Fokus kita sekarang tertuju pada putri Mr.Wijaya,” sambung lelaki itu. “Tolong kerjasamanya Ma.” “Iya.” Akhirnya wanita tua itu mau bekerja sama. Adira takut jika masa depan akan hancur, apalagi kepercayaan Wijaya - ayah kandung Dea. Tanggung jawabnya sebagai pelindung Dea adalah prioritas keluarga ini. Apalagi sejak dulu, Wi

