Di saat Aiden tengah mencari keberadaan seseorang yang mengawasinya, Wendy membuyarkan pengintaian lelaki itu. “Sayang, aku ingin ini semua,” ucap Wendy dengan sederet barang yang ingin dimilikinya. Aiden menganggukkan kepala, “kami ambil ini semua.” Pramuniaga itu langsung membawa semua produk brand mereka ke kasir. Sedangkan sepasang kekasih itu tetap stay di ruang tunggu. “Sayang ada masalah? Kenapa kamu terlihat cemas begini?” tanya Wendy. “Tidak.” Lelaki itu mengelus lembut pucuk kepala kekasihnya. “Hari ini jadi menginap?” Mata wanita itu memperlihatkan rasa antusias yang luar biasa. “Em...” Aiden bergumam, entah kenapa hatinya merasa bimbang. “Maaf Sayang...” Ucapannya belum selesai, tapi wajah perempuan itu langsung cemberut. Perubahan ekspresi Wendy membuat Aiden merasa be

