Haram Memiliki Anak 35 “Kak,” Clara menggenggam tanganku, “Mas Kisam jahat. Dia penyebab semua ini. Gara-gara dia, Ibu sama Bapak meninggal. Kita harus tinggalkan Mas Kisam.” “Dek,” suaraku agak tersendat, “semua itu sudah takdir. Kita harus ikhlas.” Cengkeraman Citra semakin erat, dia menggeleng kuat. “Enggak, Kak. Mas Kisam jahat. Dia jahat. Mas Kisam sama Mas Fauzi sama saja.” Ya Allah, ternyata Clara belum benar-benar sembuh. Kupeluk erat dia. “Dek, kejadian Mas Kisam dan Mas Fauzi nggak sama. Apa yang menimpa kita, di luar kendali Mas Kisam. Sementara apa yang dilakukan Mas Fauzi, itu sengaja.” Clara terisak. “Kita harus ikhlas, Dek.” “Mas Kisam jahat, Kak,” rintih Clara. ♡♡♡ Sepekan rasanya sangat lama, apalagi Mas Kisam nggak bisa dihubungi. Setiap malam tidurku gelisah.

