BAB 38

1060 Kata

Haram Memiliki Anak (38) Aku pulang dengan hati yang hampa serta gundah gulana. d**a terasa begitu sempit dan terhimpit. Walau sudah dipaksa untuk berpikir positif tetap saja sulit. Clara dan Mas Kisam. Mereka berkhianat. Bila memikirkanya, d**a ingin meledak rasanya. Berkali-kali aku menghela napas. Melangkah dengan letih dan gontai. Badan serasa tidak keruan. Sebentar-sebentar dingin, sebentar-sebentar panas. Perut pun terasa mual. Suara kendaraan yang lalu lalang terasa begitu menusuk tajam. Gendang telinga serasa mau pecah rasanya. Berdenging. Membuat kepalaku seakan berputar dan sakit. Aku ingat ketika tubuhku tersungkur. Setelahnya, segela sesuatu berubah gelap. Aku tidak ingat apa-apa lagi. Hanya ada warna hitam yang pekat. … Ketika kesadaranku kembali, aku sudah terbari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN