BAB 41

1045 Kata

Haram Memiliki Anak (41) Ketika melangkah melewati halaman. Tidak sengaja aku menangkap pasien yang baru saja diturunkan dari ambulans. Yang menarik perhatian, aku seperti mengenali pasien-pasien itu. Tiga orang laki-laki dan satu orang perempuan. Setelah dingat-ingat, ternyata mereka preman-preman yang delapan belas hari lalu ingin merampokku. Namun,tidak jadi setelah mengetahui kalau aku istri Mas Kisam. Kini, kondisi keempat orang itu begitu memprihatinkan. Wajah mereka bengap-bengap. Bahkan ketika aku dekati, mulit si preman wanita agak menganga; tiga gigi depan dan dua gigi seri bawahnya tanggal. Apa yang terjadi sama mereka? Tidak mungkin ini ulah Mas Kisam. Mas Kisam sudah pergi bersama Clara untuk menjemput kebahagiaannya. Mereka mungkin ribut sama preman lainnya. Clara dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN