Jaedan terlelap dalam pelukan Jimin setelah menghabiskan cukup banyak s**u. Baru beberapa hari mereka terpisah, keadaan putranya itu terlihat semakin kurus. Jimin tak henti mencium kening putra semata wayangnya. Sementara di sisi lain, Elle tengah berusaha menenangkan Tonny. Aksi tembak-tembakan dan kejar-kejaran itu cukup mempengaruhi mentalnya. Kenyataan yang terjadi sangat jauh dengan apa yang dilatih dan dipelajarinya. Ia sangat ketakutan sekarang. Ini mungkin jadi hal paling menakutkan dalam hidupnya, selain bagaimana ayahnya dulu menyiksa ibunya yang sakit lalu meninggalkan mereka. Tonny jadi makin ketakutan saat mengingat keadaan ibu dan kakaknya, yang entah ada di mana. Elle sangat memahami bagaimana pemuda dengan kelainan mental itu sangat terguncang. "Tenanglah, sama seperti

