"Vien, bisa tolong bantu bawakan semua tas dan file di atas meja?" tanya Naira. Pria itu mengiakan kemudian mengambil semua barang yang dimaksud. Sudah satu minggu lamanya Vien bekerja di sana. Makin hari makin mengenal pria itu, Naira mulai bisa merasakan kalau pria itu orang yang baik. Hanya mungkin pekerjaan menuntutnya untuk tak terlalu banyak bicara saat bekerja. Keberadaannya juga membuatnya sedikit merasa aman. Satu hal lagi, setelah kejadian di restaurant Italia waktu itu, Naira mulai mengurangi jamnya melakukan kontrol ke restaurant. Ia lebih suka menghabiskan waktu di dalam ruangan bersama putranya, sedang Vien akan berjaga di luar, atau kadang juga berdiri bagai patung di dalam ruangannya. "Apa kakimu tak sakit berdiri di sana bagai patung?" tanya Naira ketika melihat Vien b

