80. Berita di Media

1729 Kata

Hati Naira seakan turut serta menjadi penyumbang kelamnya alam. Seperti gelapnya langit, seperti itu pula hati dan pikirannya. Semuanya tertuju hanya pada satu video yang diterimanya dari Scart. Video yang membuat harinya makin kelam. Apa yang dikatakan ibunya benar. Naira hanya terlalu mengkhawatirkan hal-hal yang tak perlu. Terlalu memupuk harapan pada sesuatu yang palsu. Sebab, nyatanya Jimin memang tak pernah mengharapkannya untuk kembali. Jimin telah sangat sibuk dengan dunianya sendiri berama Kaori. Istri yang dulu tak ingin diakuinya, tapi sekarang telah menguasai hatinya. Rasa benci perlahan menyusup dalam dirinya. Namun, lebih daripada itu, ia sedikit bersyukur karena firasatnya tak terbukti. Jimin baik-baik saja. Dan, akan selalu baik-baik saja selama pria itu bersama Kaori. N

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN