Satu kali pukulan... Dua kali pukulan... Tiga kali ... dan sampai seterusnya. Hingga membuat semua orang semakin ternganga dengan perbuatan Dayton. Saat ini, di depan halte bus yang tidak jauh dari kantor Rula. Dayton yang menunjukkan wajah sangarnya langsung menghampiri Raven yang saat itu sedang berkamuflase dan berjibaku bersama manusia lainnya. Biarkan saja kali ini Raven memberikan ultimatum telak pada pria itu. Ia sudah tak tahan lagi apalagi melihat wajah menjijikkan Raven yang selalu bersama dengan Rula akhir-akhir ini. Sangat memuakkan. “Dayton, berhenti kubilang!” Rula sampai kehilangan suaranya saat sedari tadi meneriaki Dayton yang tidak henti-hentinya untuk membabi-buta Raven di depan muka umum seperti ini. “Kau bisa saja membunuhnya!” “Dia tidak akan pe

