“Peachy?” Suara Rula sampai tersendat. Bagaikan anak yang bertemu ibunya, ia langsung segera ingin memeluk Peaches dengan muka yang sayu. Tapi sebelum itu ia melihat Raven untuk memastikan persetujuan dari pria itu. Mendapat persetujuan akhirnya Rula berhambur ke pelukan perempuan berambut cokelat itu, hingga membuat dirinya hampir saja terjatuh jika tidak langsung ditangkap oleh Peaches. Semua yang melihat itu seolah tak menyangka dengan perbuatan Rula, apalagi para pelayan yang terang-terangan membicarakan mereka di belakang. Mengutuk sang Lady yang tidak pernah memiliki rasa empati sampai wanita itu meninggalkan dunia ini. Tapi perempuan yang berada di tengah-tengah mereka lain halnya, mereka seolah mendapatkan gambaran baru walau dengan rupa yang sama. Memiliki watak yang berbeda

