CHAPTER 16 : Last Breath

2091 Kata

Musim Semi, Moscow. 1771.     Tak ayal, satu tahun belakangan ini telah menjadi kerusuhan besar-besaran yang ada di Moscow. Saat dimulai masuknya virus yang menyebabkan kematian bagi para penduduk bumi. Tak ada lagi tawa, tak ada lagi canda yang menghiasi kota Moscow. Semua menjadi hitam, gelap dan juga tak terkendali.   Mereka tidak lagi memikirkan festival musim semi yang selalu terjadi setiap tahunnya. Tak lagi memikirkan baju yang diidamkan seperti kerajaan dan juga tak lagi memikirkan uang yang akan mereka dapatkan dari mana.   Mereka hanya butuh tempat perlindungan dan juga makanan. Tidak merasa terisolasi di tempat tinggalnya ini.   Lula senang seharusnya hari ini menjadi hari bahagianya karena dia akan meninggalkan Moscow dan beralih ke tempat yang lebih tenang, Tidak ada keri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN