34

1120 Kata

“Baik, kelas berakhir sampai sini. Kalau ada yang ingin ditanyakan mengenai tugas yang saya berikan, bisa langsung ke ruangan saya, atau chat ke nomor saya.” Pak Hengki menyudahi kegiatan mengajarnya tepat pada waktu yang telah ditentukan. Para mahasiswa/i berhamburan keluar kelas usai merapikan buku dan laptop masing-masing. Termasuk Rasa yang saat itu juga memiliki kelas tersebut. Namun saat hendak menuju selasar, tiba-tiba saja langkahnya langsung berbelok secara otomatis ke arah yang berlawanan. Ketika dari kejauhan ia mendapati seseorang dengan batang permen yang tersemat di mulutnya, berjalan mendekat. “Males, males, males,” rutuk Rasa, sembari mempercepat derapnya. Ditambah lagi melihat cowok itu membawa sebuket bunga berwarna kuning di tangannya, membuat Rasa semakin malas saja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN