So Close

1064 Kata

Justin menggeram marah saat mendengar nama Fani. Rasanya dia ingin membumi hanguskan perempuan gila itu. Dia bukan siapa-siapa lagi bagiku. Lagian dia aja sedang menjadi tahanan gara-gara ulahnya. Dia mau mencelakakan kamu," kata Justin. Tamara menunduk, tapi Justin tiba-tiba menaikkan dagu dia hingga tatapan mata mereka saling terkunci. "Tamara, Kakak sayang banget sama kamu. Kamu juga sayang sama Kakak kan? Bukan sebagai Kakak, tapi kekasih," kata Justin menatap bola mata Tamara lembut. "Kak, kita salah. Bagaimana tanggapan orang lain?" tanya Tamara. "Apa peduli orang lain pada kita, keluarga kita aja tidak ada yang menentang," jawab Justin sambil menggenggam tangan Tamara. "Aku tidak tahu, Kak," balas Tamara. Justin melepas genggaman tangannya. Raut wajah dia seketika berubah men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN