Justin dan Tamara mengambil gelas wine itu lalu meneguk isinya. Teguk demi teguk cairan berwarna keunguan itu mulai masuk melalui tenggorokan mereka. "Tamara jangan minum terlalu banyak," kata Justin melihat Tamara sudah sangat mabuk. Justin memanggil pelayan untuk membayar semua makanan yang mereka pesan. Setelah itu, dia membawa tubuh Tamara ke mobil. "Pak, langsung ke hotel terdekat," perintah Justin. Supir mulai melajukan mobilnya menuju hotel terdekat. Selama di perjalanan, Tamara terus meracau yang tidak jelas. "Kakak, aku sangat mencintaimu," kata Tamara. "Iya, Kakak juga mencintai kamu," balas Justin. Tidak lama mobil itu berhenti di depan tempat penginapan mereka yang baru. "Terima kasih, Pak. Besok jemput kami lagi," kata Justin keluar dari mobil. Justin membawa tubuh T

